Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘good movie’ Category

Life Is Beautiful Poster

Life Is Beautiful (1997)
La vita è bella (original title)

PG_13  116 min  –  Comedy | Drama | Romance   –  23 October 1998 (USA)
   8/10

Users: (132,967 votes) 866 reviews | Critics: 115 reviews Metascore: 59/100 (based on 32 reviews from Metacritic.com)

 

A Jewish man has a wonderful romance with the help of his humour, but must use that same quality to protect his son in a Nazi death camp.

Director:

Roberto Benigni

Writers:

Vincenzo Cerami (story), Roberto Benigni (story)

Read Full Post »

Mau Ngabuburit Bosen Mending Nonton Tontonan menarik yang bisa bikin ngakak, jika anda suka nonton hal yang lucu-lucu rada gokil Film kartun larva atau larva cartoon di Rc*i setiap Hari kalo gk salah jam 7 pagi,mungkin bisa menghibur anda. Movie larva cartoon adalah film kartun yang cukup menarik yang bercerita tentang 2 ekor larva dan dua-duanya memiliki ekspresi yang gokil habis

Meski film ini tidak menggunakan dialog layaknya film kartun lainnya tapi dari ekspresi dan lagaknya bisa dengan mudah dimengerti apa maksud dari gerak-gerik 2 larva gokil itu, oke gak usah nunggu lama silahkan anda saksikan sendiri Salah Satu Video larva Kartun berikut ini

Read Full Post »

Credits

Produced by Anne Carey, Grant Heslov, George Clooney, Enzo Sisti
Screenplay by Rowan Joffe, based on A Very Private Gentleman by Martin Booth
Directed by Anton Corbijn

Cast

George Clooney
Bruce Altman
Thekla Reuten
Paolo Bonacelli

Sinopsis

Pembunuh bayaran Jack (Clooney) adalah seorang pakar pencabut nyawa yang selalu bertugas sendiri. Ketika tugas terakhirnya di Swedia berakhir dengan porak poranda, Jack bersumpah pada perekrutnya, Larry (Bruce Altman) bahwa ia akan pensiun setelah melakukan satu tugas lagi –tugas pamungkasnya sebagai algojo jarak jauh.

Misi terakhir Jack ini berlangsung di pedesaan di Itali. Sembari menunggu senjatanya dirakit, di kota kecil ini Jack cepat akrab dengan para penduduk seperti Pastur Benedetto (Paolo Bonacelli) dan gadis setempat Clara (Violante Placido). Tapi dengan berlalunya waktu, Jack harus kembali mempersiapkan dirinya untuk melakukan pembunuhan terakhir. Mampukah Jack menutupi kodratnya untuk membunuh ? Ketegangan semakin mengental ketika Jack mulai merasakan adanya kehadiran pembunuh lain yang juga tiba di desa tersebut.

Behind The Scene

– Di novelnya aslinya, sasaran Jack tak lain adalah pemimpin PLO Yasser Arafat. Versi filmnya kemungkinan besar diganti untuk lebih relevan dengan masa kini
– Tanggal rilisnya tentative 1 Sept 2010

Official still

Read Full Post »

Natalie Portman plays a ballerina on the rise in the Darren Aronofsky thriller ‘Black Swan,’ which will open the Venice Film Festival on September 1. The first photos are below. Aronofsky won top honors at the festival in 2008 for ‘The Wrestler.’

Portman studied ballet until she was 13 and has been talking with Aronofsky about making this movie for a decade.

She met her real-life ballet dancer boyfriend Benjamin Millepied during it.

She and costar Mila Kunis share a hotly-anticipated kiss in the film. But, says Kunis, “it’s not smut.”

Laura and Kate Mulleavy of Rodarte designed 40 different costumes for the movie’s dancers, including the one below. This is the first time they’ve done film costumes.




Read Full Post »

UPDATE: They did the red carpet separately Wednesday night at the premiere, but sat next to each other once inside. Scroll for that pic.

PREVIOUSLY:
Natalie Portman looked lovely at a photocall for ‘Black Swan’ Wednesday at the Venice Film Festival, but she was careful not to pose next to boyfriend Benjamin Millepied.

Millepied choreographed scenes for the ballet-themed movie and also acts in it. The pair met on the film. Just last week they were photographed together in Los Angeles.

With costar Mila Kunis not present, the lineup for photographers, seen below, was Millepied, then director Darren Aronofsky, then Portman, then costar Vincent Cassel.

Also, Portman seems to be be wearing heavy makeup on her legs. She had multiple cuts on her left leg Tuesday night as she got off a water taxi (scroll to see) but they were barely visible Wednesday morning.



Tuesday night:

Wednesday night:

Read Full Post »

Bukan hanya perempuan yang bisa menitikkan air mata gara-gara film menyentuh perasaan. Pria juga bisa. Ada 20 film yang bikin pria menangis. detikhot kutip dari Contact Music, dari 20 film ber-genre drama, kebanyakan bercerita seputar hubungan ayah-anak. Ada juga film yang bertemakan olahraga. Film apa saja sih yang masuk daftar?

Kevin Costner rupanya yang paling jago memancing emosi. Lewat ‘Field of Dreams’ tahun 1989 silam, ia membuat kaum Adam tak kuasa membendung air mata. Ceritanya berkisar seputar hubungan ayah dan anak.

Film tahun ’50-an, ‘Old Yeller’ menyusul di peringkat dua. Bercerita tentang seorang anak laki-laki dan anjingnya, Menyusul kemudian ‘Brian’s Song’ dari tahun ’70-an.

Dua film di atas mungkin asing di telinga. Namun peringkat ke-4 diduduki film yang sering sekali diputar ulang di televisi negeri ini. Apa lagi kalau bukan aksi Mel Gibson dalam ‘Braveheart’. Selain tiga besar film ‘cengeng’ ala pria itu masih ada 17 film lain yang tak kalah mengharukannya. Berikut daftar lengkap 20 film ‘cengeng’ pria.

1. Fields of Dreams
2. Old Yeller
3. Brian’s Song

4. Braveheart

5. Rudy

6. Pride of the Yankees

7. Saving Private Ryan

8, The Green Mile

9. E. T. The Extra-Terrestrial

10. The Passion of the Christ

11. The Lord of the Rings: The Return of the King

12. Seabiscuit

13. Big Fish

14. Shawshank Redemption

15. The Natural

16. Forrest Gump

17. Dead Poet’s Society

18. Frequency

19. Schindler’s List

20. It’s A Wonderful Life

Read Full Post »


Title : SANG PENCERAH
Director : Hanung Bramantyo
Cast : Lukman Sardi, Alex Komang, Revan Muhammad
Release Date : September 2010
—-

Berita terkait :

Quote:
Yogyakarta- Sutradara terkenal Hanung Bramantyo tengah melakukan riset sebagai dasar untuk membuat film mengenai Ahmad Dahlan.

Setelah sukses dengan film Ayat-Ayat Cinta, Hanung Bramantyo tengah melakukan riset bersama tim-nya untuk memperdalam materi dalam membuat film tentang Kyai Ahmad Dahlan, “Saat ini saya sudah membuat tim yang sedang melakukan riset mengenai sosok Ahmad Dahlan, baik itu kehidupan pribadinya maupun lingkungannya,” jelasnya saat ditemui di sela acara final Futsal Pompey Double Club di GOR Universitas Islam Indonesia (UII), Ahad (16/03/2008). Dalam kesempatan tersebut Hanung juga mengungkapkan keinginannya untuk mencari narasumber-narasumber yang dapat berbicara banyak mengenai Ahmad Dahlan. Seperti diberitakan sebelumnya, Hanung terinspirasi dengan Ahmad Dahlan dengan gerakan Al-Ma’un-nya yang selalu mengajarkan untuk selalu berbuat sesuatu pada ummat, ditambah dengan kepedulian Ahmad Dahlan pada bidang kependidikan, membuat Hanung ingin membuat film tentang tokoh pendiri Muhammadiyah ini.

Source = http://www.muhammadiyah.or.id/index….d=998&Itemid=2

Quote:
Film bertema sosial dan religi sepertinya tidak akan jauh dari kehidupan Hanung. Setelah sukses dengan film Get Married dan Ayat-Ayat Cinta serta filmnya yang lain, pria kelahiran Yogyakarta ini sedang mempersiapkan film yang berkisah tentang perjuangan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammaddiyah. Hal tersebut diungkapkan oleh Hanung ketika ditemui dalam sebuah acara pada Senin (12/5) malam di Jakarta.

“Saat ini prosesnya masih dalam tahapan riset,” ujarnya. Risetnya sendiri dilakukan oleh tim yang tergabung dalam workshop pembelajaran film, bernama Dapur Film yang dikomandani Hanung. Sekadar gambaran, film tersebut nantinya akan lebih menitikberatkan upaya KH Ahmad Dahlan meyakinkan para umat muslim tentang pentingnya didirikan sebuah organisasi Islam modern.

Sementara untuk film bertema sosial, Hanung punya keinginan untuk membuat film tentang gempa Yogya. “Saya pingin bikin film tentang gempa di Yogya, dengan black comedy di dalamnya,” jelas Hanung yang film terbarunya The Tarix Jabrix sedang booming di bioskop tanah air.

Lebih lanjut, peraih penghargaan sutradara terbaik dalam FFI 2005 ini mengatakan, ia akan memotret penyikapan orang-orang Yogya mengenai kejadian tersebut. “Orang-orang di Yogya itu tidak merengek-rengek ketika kejadian itu, tetapi mereka menganggap kejadian itu sebagai bagian dari hidup yang mereka harus jalani,” jelas Hanung.

Lalu kapan film itu akan muncul, kita tunggu saja.

source = http://www.21cineplex.com/news-detail.cfm?id=1448

Read Full Post »

Older Posts »