Temuan K.H. Fahmi Basya bahwa borobudur adalah peninggalan nabi sulaiman yg diantaranya memakai sejarah, budaya sebagai bukti temuanya sangat enggelitik untuk di kaji lebih dalam.
Dan menurut saya banyak dari teori2 tsb sangat lemah dan mengabaikan fakta, sejarah, mitos dan legenda yg ada di jawa.
Tujuan saya buat trit ini untuk memberi perspektif lain tentang kelemahan teori tsb supaya sejarah tetap menjadi history bukan his story.
Mohon untuk mendiskusikan secara damai krn diskusi di trit ini cuma perbedaan pendapat bukan pertentangan antara agama dan budaya.
****** INDEX ******
INDEX I (Kelemahan Teori KH. Fami Basya)
INDEX 2 (Bukti2 Bahwa Borobudur adalah candi Budha)
INDEX 4 (Diskusi antara yg pro dan kontra teori KH Fahmi Basya)
INDEX 5 FR Talkshow KH Fahmi Basya :
- dibantah oleh arkeolog
- peti dianggap tabut
- pak FB ngacir
- bantahan arkeolog
- FR dari moderator talkshow
| Pendustaan surat & ayat Al Quran oleh Fahmi Basya
coba perhatikan ayat yg saya beri tanda panah merah diatas, ternyata telah dip[alsukan dari surat dan ayat aslinya. surat ke 40 ayat 39 adalah ini : ![]() 39. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. |
Kesimpulan :
1. Teori ini hanya berdasar imaginasi dan penalaran KH Fahmi Basya saja, tidak bisa dikategorikan teori ilmiah karena tidak bisa dibuktikan dengan pembuktian yg bisa diterima secara ilmiah.
2. Banyak Kelemahan dan multi tafsir sehingga bila diurut maka penjelasan tidak nyambung bahkan saling bertentangan.
3. Bisa disimpulkan bahwa teori ini adalah hoax.
INDEX I (Kelemahan Teori KH. Fami Basya)
- Jilid I
- Ratu Bilqis bukan Ratu Boko
- Nabi Sulaiman bukan leluhur Jawa
- Teori yg bertentangan dengan ajaran Islam
- Patung di Borobudur
- Borobudur tidak pernah dipindah dari kraton Boko
- Rambut Keriting
- Another Matematika Borobudur
- Sleman bukan berarti Sulaiman #1
- Sleman bukan berarti Sulaiman #2
- Kesimpulan sementara #1
- Patung Budha di Jepang
- Penjelasan yg nggak nyambung
- Logika pindahan
- Jika dianggap teori K.H. Fami Basya benar
- Patung Sang Budha di borobudur
- Teori yg Saling berlawanan #1
- Berhala
- Teori yg Saling berlawanan #2
- Apakah Borobudur piramid ?
- unfinished solomon
- Tulisan yg terpahat di borobudur
- karma wibangga
- Kerajaan air
- Sulaiman dan kraton solo
- Kepingan informasi yg menggiring logika #1
- Kepingan informasi yg menggiring logika #2
- Kepingan informasi yg menggiring logika #3
- Kepingan informasi yg menggiring logika #4
- matematika di borobudur karya siapa ??
- matematika di borobudur karya siapa ??
- matematika di borobudur karya siapa ?????
- matematika di borobudur karya siapa ?????
- matematika di borobudur karya siapa ?????
- matematika di borobudur karya siapa ?????
- Gambar kapal nabi Nuh di relief Borobudur ?
- Gambar kapal nabi Nuh di relief Borobudur ?
- 'Siapa meng-copas siapa #1'
- 'Siapa meng-copas siapa #2'
- 'Gerhana matahari'
- 'Plat emas di kraton boko?'
- 'Cukup Satu Fenomena Luar Biasa !'
- 'ayat yg di Plat emas di kraton boko?'
- 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #1'
- 'Istana Ratu Bilqis'
- 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #2'
- 'Flying Book no.95 a'
- 'Negri Saba dalam Al Quran'
- Saba dalam teori KH. Fahmi Basya
- Teori Bilangan Biji
- Imaginasi KH Fahmi Basya
- Gambar Bumi
- Teori Piring terbang #1
- Teori piring terbang #2
- Teori Piring Terbang #3
- Misteri angka 73
- Piramida dari negri sleman
- Teori Air
- Kaskus ternyata tertulis di borobudur
- Model Patung
- Ka'bah tidak segaris dengan borobudur & kraton boko
- Dosen MIPA yg salah menghitung sudut
- kekilafan atau pembohongan ?
- membangun opini
- sejarah asal usul teori FB
- stupa kosong
- carbon dating
- pengikisan
- terbang melebihi kecepatan cahaya
- patung meleleh ?
- jarak kraton boko
- jarak kraton boko 2
- ciri2 pseudo science
- Penelitian sesat
- Solomon's Temple
- garis lagi
- garis nyasar (lagi)
- zaman es
- kecepatan cahaya
- Test di lab fisika nuklir
- tergesa-gesa
- bantahan lagi
- source tidak jelas
- Fahmi Basya sang plagiator
- masih saling berbantahan
- kenapa tampak beda #1
- kenapa tampak beda #2
- jin yang bodoh
- Yang mana nabi sulaiman
- para peneliti borobudur
- kunci sulaiman
- tentang buah maja
- bukti dari kraton boko
- asumsi
- jarak terbang burung
- pendustaan ayat lagi
- tuduhan fahmi basya terhadap ahli tafsir lain
- kebohongan FB
- bohong lagi
- teori ngawur
- teori ngawur lagi
Bukti2 bahwa borobudur adalah candi budha :
- relief
- mandala
- denah
- mudra
- Gandavyuha
- relief2
- Cakravarti
- svargga
- gantha
- denah borobudur
- konsep makhluk hidup
- bentuk2 mudra
- Pengakuan Dunia
- Mendut, Pawon dan Borobudur
- analisa relief #1
- analisa relief #2
- Life of the Historical Budha #1
- Life of the Historical Buddha #2
- Life of the Historical Buddha #3
- Life of the Historical Buddha #4
- Life of the Historical Buddha #5
- Life of the Historical Buddha #6
- G2 main: (Gandawyuha) (II)
- Relief 28. The birth of the Bodhisattva.
- Reliefs 64 through 67.
- Relief 119. The five pupils bathe the Buddha.
- kemiripan relief #1
- kemiripan relief #2
- lalitavistara
- Cara membaca relief Candi Borobudur
- tentang patung budha
- Danau di sekeliling borobudur
- Danau di sekeliling borobudur #2
- Danau di sekeliling borobudur #3
- Bunga Padma
- Early Evolution of stupa
- Mudra Dhammacakka
- Pradakshina #1
- Siddharta cuts hair
- Tingkat dlm borobudur
- Dhyani Budha
- Night Goddess
- Lalitavistara, North Wall, Panel 95
- Maitreya
- mandala
- tiratana budha
- vatakka jataka
- dasa bumi shambara budha
- lalita vistara
- lanjutan lalita vistara
- kisah raja thailand
- A look into History
- pradaksinawartakesa
- fakta lagi ttg borobudur
-
Bantahan2 dari para forsuper
1. Umum :
- Gak ada hubungannya
- bukti prasasti
- babad Ila Ila
- arti sleman #1
- teorinya banyak cacadnya
- tidak gathuk
- hanya pikiran pak kyai saja
- usah capek2
- bisa jadi benar
- tidak didukung fakta
- dari linguistik
- pseudoscience
- tahun pembuatan
- tidak cocok
- BOROBUDUR adalah kreasi dari manusia yang percaya kepada DEWA-DEWA
- tidak ada sangkut pautnya
- Masih banyak PR
- sudah jauh menyimpang dari fakta sejarah
- ngga ada huruf ato tulisan arab dalam candi itu
- Kekecewaan Yang Mendalam
- Candi Borobudur dibangun setelah Masehi
- maksa
- sadis
- salakanegara
- sara
- balustrade di trave 2-3-4
- teorinya makin lama makin ngawur
- penyesatan
- Relief Borobudur Terkuak Asal Usulnya
- Bungkus Obat Isi Racun
- Sanggahan #1
- Sanggahan kedua
- Teori observasi dan perancangan
- seni dan religi
- pseudoscience
- eksodus ke sleman
- diagonal ka'bah
- diagonal lagi
-
2. Dalam pandangan islam :
- tentang raka'at sholat
- ayat diambil sepotong2
- tidak masuk akal
- Shalat 5 waktu dan isra miraj
- sesat
- arti sulaiman dalam bahasa arab
- MENOLAK KERUSAKAN ITU LEBIH DIUTAMAKAN KETIMBANG MENARIK KEMASLAHATAN
- Arti Saba
- Bilqis
- Bungkus obat isi racun
- Surah Saba
- periksalah dengan teliti
- surat al ahzab
- surat al an'am
- surat al israa'
- tentang sulaiman
Dugaan penipuan publik oleh KH Fahmi Basya
1. Kebohongan tulisan prasasti emas
2. Kebohongan bangunan tertinggi
3. Penelitian yang dilakukan dari balik teralis?
OK, mungkin bukan kebohongan tapi keanehan. Mungkin salah ngomong, mungkin salah inget, tapi tetep aja aneh

http://www.youtube.com/watch?v=9LZTNC6QyxY
Disitu KH Fahmi Basya mengatakan sudah meneliti Borobudur sejak tahun 1979.
Kenyataannya beliau sedang disidang, ditahan, dan kemudian dipenjara sampai tahun 1984
| 21 Januari 1978 Ini Sidang Orang Kafir, Kata Fahmi BARANG betapa tidak menguhukum dengan hukum Allah, maka mereka itu orang-orang zalim. (Al Qur'an 5: 45). Setelah mengutip 33 ayat suci, mulai dari yang meriwayatkan kehancuran ummat Nabi Nuh yang penuh maksiat sampai porsoalan hukum Tuhan terdakwa Fahmi Basya merasa tak perlu lagi "mengingat tan menimbang". Melainkan: "Sami'na wa atha'na - kami dengar dan kami taat." Dan ia, dalam akhir eksepsi yang disampaikannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat 11 Januari lalu, memutuskan: "Suya tidak akan meladeni sidang ini, sebab barang siapa tidak menghukum dengan hukum Allah, maka mereka itu orang-orang kafir, fasik, zalim." http://majalah.tempointeraktif.com/i...K70917.id.html |
Jadi apa maksudnya? Meneliti Borobudur dari dalam penjara?
Bagaimana caranya?
Pertama, mari kita kaji teori pak FB. Secara kronologis:
1. Nabi Sulaiman diberitahu burung hud soal negeri Saba, negerinya ratu Balqis, yang menyembah matahari, tidak mengenal Tuhan pencipta. Menurut FB, ini adalah Ratu Boko
2. Ratu Balqis pergi ke kerajaan Sulaiman.
3. Sulaiman memerintahkan Jin memindahkan istana ratu Balqis ke kerajaannya. Menurut FB, ini adalah bagian atas Borobudur, sementara bagian bawahnya dibuat oleh jin. Bagian bawah memuat relief yang menceritakan Nabi Daud, Musa, dkk
4. Patung-patung bidadara dibuat berdasarkan Sulaiman sebagai modelnya. Patung terakhir yang belum jadi, ditinggalkan Jin karena Sulaiman meninggal.
5. Candi pawon dan mendut berada 1 garis dengan borobudur, yang melambangkan gerhana, karena ratu balqis menyembah matahari
Sanggahan saya:
1. Bagian atas Borobudur, mananya yang menyerupai istana/ tahta? Ratu Balqis masih dapat mengenali tahtanya lho. Mana atap istana? Mana ruangan balairung? Untuk apa Tugu besar di tengah istana?
2. Jin-jin yang sebegitu hebatnya sanggup membangun bagian bawah Borobudur dan memindahkan istana ratu balqis ke atasnya dalam waktu sekejap mata. Tetapi menyelesaikan patung-patung bidadara memakan waktu sampai Sulaiman meninggal. Apakah masuk akal?
3. Kalau Borobudur adalah tempat Nabi Sulaiman, berarti Pawon dan Mendut adalah daerah kekuasaan beliau juga. Menurut cerita, Ratu Balqis masuk Islam setelah bertemu Nabi Sulaiman. Mengapa kemudian membangun Pawon dan Mendut untuk memuja matahari?
4. Surat Saba, ke 34 ayat 12-13, berbunyi
mereka kerjakan untuknya apa yang ia kehendaki dari Mihrab-Mihrab dan patung-patung dan piring-piring seperti kolam dan Kuali-Kuali yang tetap....
Ini memberikan kesan bahwa bagian atas Borobudur dibuat oleh Jin. Lho? Tadi katanya istananya Ratu Balqis? kenapa sekarang dibuat oleh Jin? Yang manakah sebenarnya yang dibuat oleh Jin?
5. "Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah "SYAILENDRA" , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = gunung dan
indra = raja." Daud = raja gunung. Disini FB ingin mengaitkan Bani Luqman dengan Raja Daud dengan Syailendra. Pembaca yang pintar pasti sudah menebak bahwa ini mengesankan bahwa Dinasti Syailendra adalah Keturunan Daud, yaitu Sulaiman. Sehingga pembaca digiring untuk menyimpulkan bahwa Borobudur dibangun oleh Syailendra, yang nama aslinya adalah Sulaiman.
Masalahnya Sulaiman hidup sekitar 1000 SM - 900 SM. sedangkan prasasti pembangunan oleh dinasti Syailendra abad 7 M.
6. "Borobudur, Mendut, Pawon satu garis lurus adalah bukti bahwa Jin yang membuat, karena lurus dilihat dari langit."
Banyak bangunan buatan manusia modern ataupun peradaban kuno lain membentuk gambar yang bisa dilihat dari langit seperti Nazca line. Kenapa harus jin yang membuat?
7. Membuat teori berdasarkan stupa kosong, terbuka, dan ukiran burung yang umum merupakan tindakan yang gegabah. Dari 505 patung, Borobudur sekarang tinggal mempunyai 300an patung yang keadaannya sudah rusak. Kenapa tidak dibuat teori mengenai kepala patung yang hilang? Atau tangan yang hilang? Mungkin ada hitungan khusus dari berapa jumlah patung yang rusak?
Tentunya karena kita mengetahui bahwa pada keadaan aslinya Stupa-stupa itu semuanya utuh dan patung-patung tidak rusak. Maka adalah absurd untuk melandaskan teori fenomena 19 pada stupa kosong atau stupa terbuka karena kemungkinan besar itu disebabkan kerusakan.
8. KH Fahmi Basya menyatakan candi = sandi, terbukti salah!
Borobudur bukan candi
----------------------------------------------------
Dalam postingan ini saya akan membela pandangan yang menyatakan bahwa Borobudur adalah candi Buddha. Pandangan ini sekaligus membantah teori pak FB yang menyimpulkan bahwa Borobudur bukanlah candi Buddha, tapi peninggalan Nabi Sulaiman.
Sebelumnya harus dinyatakan bahwa teori ini saling bertentangan. Nabi Sulaiman hidup pada masa sekitar 1000 SM - 900 SM. Siddharta Gautama hidup pada masa 623 SM - 537 SM (pendapat sejarawan agak berbeda tapi tidak terlalu jauh). Dengan sendirinya Nabi Sulaiman belum mengetahui tentang kisah hidup Siddharta dan tidak mungkin membuat patung Buddha. Tidak mungkin membuat relief tentang kisah hidup Buddha, dll. Kecuali jika kemudian pak FB mengatakan Borobudur memuat ramalan Nabi Sulaiman tentang Siddharta, sia-sialah kita berdiskusi dan lebih baik kita tidak usah sekolah.
Untuk membuktikan bahwa Borobudur adalah candi Buddha, argumen saya akan dibagi dalam 5 poin:
1. Stupa
2. relief
3. arah relief
4. Patung
5. arsitektur
--------------------------------------
1. Stupa
adalah monumen tempat makam atau menyimpan abu yang sudah ada sejak zaman pra-Buddhis di India. Pertama kali didirikan untuk menyimpan relik Sang Buddha, stupa telah berubah fungsi menjadi simbol pikiran Buddha, simbol pencerahan tertinggi itu sendiri. Stupa telah mengalami evolusi bentuk dan desain seiring berjalannya waktu dan tempat kemana Agama Buddha tersebar. Di seluruh tempat di dunia dimana agama Buddha berkembang, Stupa didirikan oleh pengikutnya.
Bentuk dasar Stupa tidak berubah, dan kita dapat menyaksikan kemiripan bangunan-bangunan Stupa dari seluruh dunia, termasuk Stupa Borobudur.
Karena Nabi Sulaiman hidup sebelum Stupa beralih fungsi, dan berasal dari tradisi budaya yang berbeda, Stupa ini kecil kemungkinan didirikan olehnya.
detilnya:
Evolusi Stupa
2. Relief
Banyak sekali relief yang menggambarkan kisah hidup Siddharta Gautama atau relief yang diambil dari kitab suci Buddha. Contoh:
Riwayat hidup Buddha 01
Buddha melawan Mara
Kelahiran Siddharta 01
Siddharta meninggalkan istana
5 murid memandikan Buddha
Kelahiran Siddharta 02
Riwayat Hidup Buddha 02
Sementara ukiran burung adalah hal yang umum, dan bisa juga diaplikasikan untuk menjelaskan kisah dalam Tripitaka
Kisah raja Sibi
3. Arah relief
Cara berziarah di Borobudur adalah dengan cara mengelilingi Borobudur searah jarum jam. Hal ini sesuai dengan cara membaca relief dari kanan ke kiri
Cara baca relief
Hal ini sesuai dengan penghormatan ala Buddhis (dan Hindu) yaitu searah jarum jam, tetapi berbeda dengan cara umat Islam yang mengelilingi Kabah berlawanan dengan jarum jam.
Beda arah
Dengan demikian kita dapat menyimpulkan tradisi timur tengah dan tradisi Asia berbeda, dan Borobudur dibangun atas dasar tradisi asia.
4. Patung
Dalam kesimpulannya, Ustad Fahmi Basya menyatakan bahwa Borobudur bukan candi Buddha, dan patung disana bukanlah patung Buddha. Beliau juga mengatakan bahwa Itu adalah patung Bidadara dengan Sulaiman sebagai modelnya. Patung Unfinished Buddha diklaim sebagai unfinished Solomon, yang ditinggalkan Jin ketika Sulaiman meninggal.
Untuk membuktikan hal ini, beliau menunjukkan wajah dua patung yang berbeda. Tetapi wajah yang berbeda itu sebenarnya wajar karena berasal dari dua Buddha yang berbeda. Ada sedikitnya 5 Buddha di Borobudur.
Panca Dhyani Buddha
Lho, tahu darimana kita mengenai 5 Buddha itu? Hal inilah yang dahulu ditemukan oleh peneliti "Barat" itu. Mereka melihat Patung-patung ini menghadap 4 arah mata angin, dan tiap arah mempunyai sikap tangan yang berbeda. Dan ternyata cocok dengan filosofi 5 Dhyani Buddha di Mahayana Buddhism, dimana setiap Buddha mempunyai warna, posisi tangan, arah mata angin, dll yang berbeda.
Dhyani Buddha
Lalu bagaimana dengan Unfinished Buddha? Penjelasannya ada di
Patung Adi Buddha
Apa itu Adi Buddha?
| AGAMA BUDDHA BER‐KETUHANAN JANG MAHA ESA (Hendro, 1968) Herman S. Hendro ..... Dalam perkembangan Agama Buddha di Indonesia pada Djaman Keemasan Borobudur jang sekarangpun masih dianut oleh kita sekalian terdapat konsepsi apa jang disebut Sang Hyang Adhi Buddha (huruf tebal oleh saya). Kata Adi berarti : [I[Jang Pertama, Jang Terutama, Jang Abadi, Jang Besar, Jang Agung. Kesadaran Agung atau Penerangan Sempurna.[/i] Djadi dalam hal ini Sang Hyang Adhi Buddha, bukanlah suatu nama orang, karena itu “Beliau” tidak dapat digambarkan/ dipatungkan seperti Sang Buddha Gautama (Peladjaran dalam buku Borobudur). Stupa besar teratas jang tertutup adalah lambang dari manusia jang telah mentjapai Kebebasan Mutlak (Nibbana/Nirwana) dan manunggal dengan Sang Adi Buddha. Dalam stupa tersebut dulu terdapat sebuah artja Buddha dalam bentuk kasar dan tak terselesaikan jang menggambarkan Sang Adi Buddha jang tak dapat dibajangkan oleh manusia. |
5 mudra
5. Arsitektur
Sedangkan mengenai arsitektur Borobudur yang persegi dan lingkaran, hal itu melambangkan mandala yang sama dengan mandala yang dipakai Buddhisme tibet


Dan tingkatnya yang ada 10 menggambarkan 10 tingkat seorang Bodhisattva seperti yang digambarkan dalam Mahavastu dan Avatamsaka Sutra.
10 bodhisattva level
Sebagai catatan, Avatamsaka Sutra merupakan sutra yang sangat panjang, yang terbagi menjadi beberapa bab. Menarik diketahui bahwa salah satu bab berjudul Dasabhumika Sutra yang menggambarkan 10 tingkat Bodhisattva, dan bab terakhir adalah Gandavyuha Sutra yang menceritakan kisah pemuda Sudhana mencari guru yang digambarkan di relief Borobudur
Avatamsaka Sutra ditulis 500 tahun setelah Buddha meninggal.
—————————————————————–
Bukti pembentukan opini publik, cause Facebook grup DLA
Konsep mandala dan bodhisattva
Konsep Sanghyang Adi Buddha dalam Borobudur
bagian 1
bagian 2
bagian 3
bagian 4
bagian 5
Pembuktian langsung:
Lalitavistara dalam relief Borobudur
Trit sebelah oleh arkeolog: Tentang Candi, Metode dan Tahap Pembangunannya!





hey bozz… bisanya jgn cuma ngrusak hasil pemikiran orang,,, coba lu buktiin hasil penilitian lu sendiri,,, mank nya lu udah pernah hidup di zaman ntu…gw jg ga begitu sepaham sama hasil pemikiran pak fb.. tp jgn gitu caranya bozzz…. sok bener??? mank nya lu TUHAN
ini bukan masalah “merusak hasil pemikiran orang, atau hal seperti itu.
dan saya pun tidak memiliki niat untuk membuktikan hasil penelitian saya, karena saya tidak meneliti hal tersebut.
tulisan ini saya ambil dari salah satu sumber. tulisan ini bukan karya saya ya, agar anda tau.
namun, secara logika kenapa saya masukan tulisan ini kedalam blog saya, karena tulisan ini menarik untuk saya.
saya tidak yakin candi brorbudur adalah peninggalan nabi sulaiman.
justru menurut saya peninggalan naib sulaiman atas seijin Allah telah dihilangkan sebagai tanda bagi orang yang mau belajar, bahwa materi tidaklah abadi.
candi borobudur menurut saya memang hasil karya umat buddha.
saya muslim dan saya sangat menghargai bila memang nanti peninggalan relic nabi sulaiman ditemukan. namun tidak berarti mengakui karya orang lain, hanya berdasarkan perkiraan, atau khayalan. terdapat orang2 ahli di bidangnya yang akan memverifikasi jika memang terdapat temuan asli peninggalan nabi sulaiman.
dan seluruh dunia akan ramai, karena nabi sulaiman ada di 3 agama samawi. yakni Islam, kristen, dan yahudi.
hasil pemikiran pun harus dapat dipertanggung jawabkan, dengan teknikal pendekatan empiris. jika hanya berdasarkan perkiraan maka tidak ada kepastian yang kita dapat. (contoh: “saya kira anda gila.” itu kan hanya perkiraan, bukan kepastian. jika anda telah diperiksa oleh alhi kejiwaan dan ternyata benar, maka positif anda memang benar gila)
jadi anda pikir dahulu sebelum berkomentar, jangan asal komentar kalau belum bisa berkomentar dengan baik dan benar.
paham bos?